Cara Mudah Mengaitkan Domain dalam Hosting VPS ubuntu

Cara mudah mengkaitkan domain dalam Hosting VPS ubuntu. Sebelum menuju pengkaitan atau menghubungkan domain ke vps ada persyaratan yang di penuhi dalam vps.

Persyaratan yang dipenuhi dalam mengkaitkan Domain ke VPS

Persyaratannya yaitu di dalam vps ubuntu anda sudah terinstal Apache2 (web server), MySQL (database), PHP (bahasa pemrograman internet standar).

Disamping setingan konfigurasi virtual host pada direktori /etc/apache2/sites-available/nama_domain.db dsb.

Untuk tutorial penginstalan tersebut akan saya berikan di waktu yang secepatnya.

Mengingat tahapan-tahapan ini harus dibagi satu persatu agar lebih mudah untuk dipahami dan sekaligus dipelajari.

setup bind dalam vps hosting ubuntu

Dan seperti alur bagan diatas yang akan kita lakukan. Ada dua proses yang nantinya kita lakukan.

  1. Proses setup konfigurasi bind dalam vps ubuntu yang kita lakukan.
  2. Proses isian data domain konfigurasi pada Domain Registrants (Penyedia domain).

Untuk lebih memudahkan cara berpikir kita, sebelum memulai langkah selanjutnya bisa dilihat cara menghubungkan pointing ip dalam Infografis.

Sekarang kita mulai untuk proses pertama Konfigurasi bind pada vps ubuntu

Membuat file named.conf.local

ketik apt-get install bind9 tekan enter

Lalu kita berpindah ke file dasar untuk menset domain menuju host kita silahkan ketikkan

cd /etc/bind/

Kemudian berpindah masuk ke Teks Editor dengan mengetikkan :

vi named.conf.local

Begitu masuk maka anda akan menemui beberapa teks seperti gambar di bawah ini:

konfigurasi bind

Keterangan Angka pada Gambar di Atas:

  1. Zona contoh.com.db menerangkan letak konfigurasi yang akan menempatkan domain database (primary) dengan type master di tempat standar setingan jika dalam ubuntu berada pada /etc/bind/dst
  2. Letak direktori file yang ditempati.
  3. Zona domain reverse dalam pengaturan diatas adalah web saya pertama dengan membuat filenya bernama rev.3.2.1.in-addr.arpa
  4. Penulisan standar seperti kurung kurawal dalam sebuah script pada umumnya.

Gambar diatas adalah  konfigurasi dari website yang sudah saya buat sebelumnya, konfigurasi diatas adalah settingan untuk domain database dan domain reverse.

Jika anda baru membuat website yang pertama kali tampilan defaultnya hanya beberapa kalimat yang sudah di beri dua garis miring di awal.

Menandakan hal itu hanyalah berupa komentar keterangan penjelasan agar anda tidak membuat nama file yang sama dalam zones rfc1918.

Sekarang tambahkan kode tulisan seperti berikut:

zone “contoh.com” {
type master;
file “/etc/bind/zones/contoh.com.db”;
};

zone “4.3.2.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/zones/rev.4.3.2.in-addr.arpa”;
};

Silahkan ganti nama domain contoh dot com dengan domain yang anda punya.

Harap diingat tld pada domain juga dimasukkan mengingat itu akan menjadi sebuah konfigurasi nama file domain database (primary) kita.

Pengisian data pada domain database merupakan salah satu faktor utama cara menghubungkan pointing ip.

Contoh konfigurasi named.conf.local

Pada saya seperti gambar di bawah ini:

bind named local conf

Keterangannya :

Angka :

  1. Root host nameserver  di setiap vps pada setingan ssh atau putty pada windows. Saya blok karena terkait nama host yang juga saya jadikan domain saya, untuk menjaga privacy dan juga security (keamanan).
  2. adalah setingan peletakan nama domain database yang nantinya menjadi isian setting dns buat di point setup.
  3. Adalah tempat direktori dimana database domain kita diletakkan, peletakkan tempat direktorinya berada pada /etc/bind/zones/namadomain.db
  4. Kurang lebih sama dengan poin dua , disini saya menuliskan konfigurasi setingan yang sama mengingat saya menempatkan 2 web pada 1 vps yang sama.
  5. Sama dengan nomor 3 cuma disini saya tambahkan konfigurasi untuk web kedua saya.
  6. Adalah setingan untuk reverse domain yang nantinya kita isikan data TTL (Time To Live) yaitu lama kontak node ip hosting dengan domain.

Jadi terdapat keterangan angka yang terbesar ke bawah, sekarang kita coba dengan memberikan set rev.4.3.2.in-addr.arpa (intinya membuat identifikasi file yang menghitung secara terbalik, untuk angkanya bisa dikombinasikan secara bebas).

Jika anda pertama kali membuat website silahkan sesuaikan gambar pertama diatas.

Membuat Direktori zones atau mengisikan dua file pada direktori zones.

Setelah selesai konfigurasinya sekarang kita akan membuat file domain database kita pada direktori didalam zones.

Jika anda baru pertama kali membuat website nya maka anda harus membuat direktori atau folder bernama zones.

Ini untuk yang pertama kali membuat konfigurasi website, ketik perintah:

mkdir zones  pastikan kursor default anda berada pada direktori /etc/bind/

Atau semisal posisi kursor di sembarang tempat ketikkan perintah

mkdir /etc/bind/zones

lalu masuk ke direktori zones

cd /etc/bind/zones

Jika sudah pernah membuat web dan menjadikan ini web kedua, maka perintahnya adalah langsung sama seperti di atas.

Dalam direktori zones kita membuat file konfigurasi domain database yang nantinya diisi data konfigurasi standar pemasangan domain.

Perintahnya :

vi contoh.com.db

Silahkan sesuaikan dengan domain yang anda punya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*